Kamis, 22 Juni 2017

Ramadhan meninggalkan

Tak terasa bulan suci memasuki babak akhir
Ramadhan siap bergegas
Meninggalkan daku, Sira, khalayak di dunia
Terenyuh tersentuh perasaan ku saat menunggu Ramdhan Alang pergi

Tunggal kamar sangat terasa kilat
Layaknya baru kemarin hari awal
Tapi mengapa sangat pesat tempo berlalu
Satu bulan perduabelas bulan berkah bagi umat muslim

Menyambut Ramadhan dengan keceriaan, kegembiraan, keselamatan
Mencegah amarah kaum
Mengampu dahaga kehausan dan lapar para pejalan puasa

"Mengapa engkau pergi ramadhan?"
Pinta khalayak nanti aku kembali
Sebelas per dua belas bulan aku yakin kembali....
Pasti aku kembali...
Hanya saja usia mu yang tak tau berjumpa pada ku atau tidak
Berdoalah engkau biar Allah menyemukakakan kita kelak.

From,
NonaTosca