Yang menunggu hanya aku
Yang menunggu cuma aku
Yang menunggu adalah aku
Yang menunggu ialah aku
Senja terbit sampai terbenam
Masih sama
Tak berbeda, tetap sama
Menunggu masih menunggu
Menunggu
Kapal singgah ke dermaga pelabuhan
Kemerlap gelap malam menghitam
Hingga sang Surya tampak menerangi
Tak berbeda, tengah sama
menunggu.
Adakalanya berat ....
Ingin usai ...
Tapi terlanjur ku menunggu
Hingga penantian yang dalam
Hingga harapan yang ku nanti
Hingga kemungkinan yang tidaklah mungkin
Yaitu...
kamu rindu ataupun sama-sama menunggu
Sama, sama layaknya aku
Dan sampai tahap ini tidak berbeda
Masih serupa tak berubah
Ku simpan rasa ini kepada Tuhan
Tamat atau tiada masa menungguku untuk mu.
From,
NonaTosca
[23-09-17]
Tidak ada komentar:
Posting Komentar